CES 2026 – Ajang Consumer Electronics Show (CES) selalu menjadi panggung utama bagi inovasi teknologi global. Setiap tahun, Las Vegas menjadi saksi lahirnya berbagai terobosan yang mendefinisikan masa depan, mulai dari perangkat cerdas rumah tangga hingga solusi mobilitas revolusioner. Namun, di antara semua kecanggihan yang ditampilkan, ada kalanya muncul gadget-gadget yang unik, bahkan terkesan aneh, tetapi tak kalah menarik perhatian.
CES 2026 tidak mengecewakan dalam hal ini. Selain presentasi teknologi yang diharapkan seperti peningkatan kecerdasan buatan (AI) dan realitas virtual (VR), ada sejumlah perangkat yang berhasil mencuri perhatian karena konsepnya yang di luar kebiasaan. Dari nostalgia era ponsel fisik hingga cara baru menikmati musik, inilah beberapa inovasi paling nyentrik yang dipamerkan, yang mungkin akan mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi di masa depan.
Menjelajahi Batas Inovasi di CES 2026
Pameran CES 2026 dikenal sebagai barometer tren teknologi global. Di tahun 2026, kita melihat pergeseran menarik ke arah personalisasi yang ekstrem dan penggabungan fungsi yang tak terduga dalam satu perangkat. Para inovator tak lagi hanya berfokus pada efisiensi, melainkan juga pada pengalaman pengguna yang lebih kaya, imersif, dan kadang-kadang, dengan sentuhan ‘nyeleneh’ yang memukau.
Fokus pada interaksi yang lebih alami, personalisasi mendalam, dan integrasi sensorik menjadi benang merah yang menghubungkan berbagai penemuan unik ini. CES 2026 menunjukkan bahwa masa depan teknologi adalah tentang menciptakan pengalaman yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.
Kembalinya Sentuhan Fisik: Clicks Communicator
Di tengah dominasi layar sentuh penuh yang seragam, Clicks Technology membuat gebrakan dengan memperkenalkan Clicks Communicator. Ponsel Android ini membangkitkan nostalgia keyboard fisik yang dulu sangat populer, khususnya di kalangan pengguna yang merindukan efisiensi mengetik secara taktil.
Dengan layar sentuh berukuran 4,03 inci yang ringkas dan keyboard QWERTY fisik di bagian bawah, perangkat ini menawarkan pengalaman mengetik yang responsif dan memuaskan. Ini adalah jawaban bagi mereka yang merasa akurasi dan kecepatan mengetik di layar sentuh masih belum maksimal, terutama untuk keperluan profesional atau komunikasi intens.
Fitur modern seperti kamera belakang 50 MP beresolusi tinggi, baterai 4.000 mAh yang tahan lama, dan dukungan pengisian nirkabel tetap disematkan. Clicks Communicator membuktikan bahwa desain retro bisa bertemu dengan fungsionalitas futuristik tanpa kompromi, menargetkan segmen pasar yang mencari perbedaan nyata dalam genggaman.
Mencicipi Melodi: Lollipop Star
Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya lagu favorit Anda? Lollipop Star, sebuah inovasi dari Lava Brand, menawarkan pengalaman unik ini. Gadget ini berbentuk permen loli yang tidak hanya bisa diemut, tetapi juga memutar musik secara bersamaan, menciptakan sensasi yang benar-benar baru bagi indra pendengaran dan pengecap.
Menggunakan teknologi konduksi tulang (bone conduction), suara dialirkan melalui tulang rahang langsung ke telinga bagian dalam. Ini menciptakan sensasi musik yang seolah ‘berasal’ dari dalam mulut Anda, tanpa perlu menyumbat telinga dengan earbud konvensional, sehingga Anda tetap bisa mendengar lingkungan sekitar.
Dibanderol dengan harga terjangkau sekitar USD 10, Lollipop Star menjadi aksesori pesta yang menyenangkan, hadiah yang unik, atau cara personal untuk menikmati audio dengan cara yang interaktif. Konsepnya yang aneh namun menarik ini membuka dimensi baru dalam interaksi kita dengan audio, mengubah pengalaman mendengarkan menjadi multisensorik.
Audio Fleksibel: TDM Headphone-Speaker Hibrida
Brand audio pendatang baru, TDM, memamerkan perangkat audio yang memadukan fungsi headphone dan speaker dalam satu unit inovatif. Desain adaptif ini memungkinkan pengguna untuk memutar earcups keluar, secara instan mengubah headphone pribadi menjadi speaker portabel yang dapat dinikmati bersama teman atau keluarga.
Kenyamanan beralih antara mendengarkan secara privat dan berbagi musik dengan teman menjadi nilai jual utama perangkat ini. TDM berhasil menciptakan solusi praktis bagi mereka yang menginginkan fleksibilitas audio tanpa harus membawa dua perangkat berbeda, cocok untuk gaya hidup dinamis.
Perangkat ini mencerminkan tren konvergensi teknologi, di mana satu gadget dapat menjalankan beberapa fungsi secara efisien dan cerdas. Dengan kualitas audio yang diklaim premium dan desain yang ergonomis, TDM berupaya menarik perhatian di pasar audio yang kompetitif.
Pendamping Hologram Personal: Razer Project Ava
Razer, yang dikenal dengan perangkat keras gaming inovatifnya, menghadirkan kejutan dengan Project Ava. Ini adalah sebuah kapsul berukuran desktop yang menampung hologram karakter AI interaktif, dirancang untuk menjadi pendamping digital pribadi Anda.
Pengguna dapat memilih antara “waifu” bernama Kira atau “husbando” bernama Zane, masing-masing setinggi 5,5 inci dan dilengkapi dengan kepribadian unik. Hologram ini tidak hanya statis; ia dilengkapi kamera internal dan terintegrasi dengan webcam komputer, memungkinkannya “melihat” pengguna, membaca ekspresi wajah, dan bahkan berinteraksi dengan konten di layar monitor Anda secara real-time.
Project Ava menawarkan bentuk baru dari pendamping digital yang dapat merespons ekspresi, aktivitas, dan emosi pengguna, memberikan koneksi emosional yang lebih dalam. Meskipun masih dalam tahap prototipe, konsep ini membuka pintu menuju masa depan interaksi sosial-digital yang lebih mendalam dan personal, bahkan menimbulkan pertanyaan menarik tentang batas antara manusia dan AI.
Inovasi Berani Lainnya yang Mencuri Perhatian di CES 2026
Selain gadget-gadget di atas, CES 2026 juga menjadi saksi debut beberapa inovasi lain yang tak kalah unik dan mencengangkan. Mereka menunjukkan batas-batas yang semakin kabur antara fiksi ilmiah dan realitas, didorong oleh kemajuan pesat dalam kecerdasan buatan dan sensorika.
Salon Pribadi Berteknologi Tinggi: Alat Cukur Rambut AI Otomatis
Mimpi memiliki tukang cukur pribadi yang sempurna kini selangkah lebih dekat dengan hadirnya prototipe alat cukur rambut AI otomatis. Perangkat revolusioner ini menggunakan sensor pemetaan tiga dimensi dan algoritma kecerdasan buatan canggih untuk menganalisis bentuk kepala dan tekstur rambut pengguna dengan presisi tinggi.
Setelah profil lengkap terbentuk, lengan robotik presisi akan memotong rambut sesuai gaya yang diinginkan, dengan akurasi mikrometer yang sulit dicapai tangan manusia. Fitur keamanan canggih dan kemampuan untuk mempelajari preferensi gaya pribadi menjadikan alat ini potensial merevolusi perawatan rambut di rumah, menawarkan kustomisasi maksimal tanpa perlu lagi janji temu ke salon.
Pengalaman Sensorik Baru: Diffuser Aroma Adaptif Cerdas
Memperkaya pengalaman indrawi dalam ruang pribadi, sebuah perusahaan rintisan bernama Scentinel memperkenalkan diffuser aroma pintar yang sepenuhnya adaptif. Perangkat ini tidak hanya menyemprotkan wewangian, melainkan menggunakan serangkaian sensor lingkungan untuk menganalisis kualitas udara, tingkat stres pengguna (melalui perangkat wearable terhubung), dan bahkan genre musik yang sedang diputar.
Berdasarkan data tersebut, Scentinel akan secara otomatis melepaskan kombinasi aroma yang paling sesuai—misalnya, lavender menenangkan saat Anda stres, atau aroma jeruk segar untuk meningkatkan fokus saat bekerja. Ini adalah langkah maju dalam personalisasi lingkungan, menciptakan atmosfer yang dinamis sesuai kebutuhan dan suasana hati Anda.
Sepatu Cerdas Pengubah Bentuk: AdaptiSole
Di kategori alas kaki, AdaptiSole mencuri perhatian dengan konsep sepatu yang solnya dapat berubah bentuk secara adaptif. Menggunakan material polimer cerdas dan sensor tekanan terintegrasi, sepatu ini mampu mendeteksi jenis permukaan yang diinjak (aspal, kerikil, tanah, dll.) dan secara instan menyesuaikan pola tapak serta tingkat bantalan sol.
Tujuannya adalah untuk memberikan kenyamanan dan traksi optimal di berbagai medan, sekaligus mengurangi risiko cedera yang disebabkan oleh alas kaki yang tidak sesuai. AdaptiSole tidak hanya futuristik dalam fungsi adaptifnya, tetapi juga dalam desain modularnya yang memungkinkan kustomisasi estetika, menjadikannya perpaduan sempurna antara teknologi dan gaya.
Masa Depan Teknologi yang Tak Terduga di Genggaman Kita
CES 2026 sekali lagi membuktikan bahwa inovasi tidak mengenal batas dan imajinasi adalah satu-satunya kendala. Dari upaya menghidupkan kembali teknologi lama yang dicintai hingga menciptakan interaksi yang sama sekali baru dengan dunia digital dan fisik, para pengembang terus mendorong amplop kemungkinan. Mereka berani berpikir di luar kotak, menciptakan solusi untuk masalah yang mungkin belum kita sadari keberadaannya.
Gadget-gadget “aneh” ini mungkin belum menjadi produk arus utama dan beberapa di antaranya masih berupa konsep atau prototipe. Namun, mereka adalah cerminan dari pemikiran lateral dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru. Mereka membuka dialog tentang bagaimana teknologi dapat memperkaya, menantang, dan bahkan mengubah cara kita hidup di masa depan yang semakin terhubung. Nantikan kejutan apalagi di CES tahun-tahun mendatang, karena dunia teknologi tidak pernah berhenti berinovasi!








